Investasi Emas: Pengertian, Karakteristik, Jenis, dan Risiko

“Investasi emas adalah salah satu cara untuk menjaga dan mengembangkan kekayaan dengan pasti, tanpa harus takut terkena inflasi.”

Kehidupan modern dengan segala perkembangan teknologinya dapat menyebabkan kebutuhan sehari-hari kian meningkat.

Kebutuhan-kebutuhan tersebut seperti kebutuhan rumah tangga, kesehatan, pendidikan, hingga rekreasi.

Jika semua kebutuhan tidak disiasati dengan tepat, maka akan berakibat buruk pada kondisi keuangan Anda.

Oleh karena itu, konsultan keuangan sangat menyarankan masyarakat untuk berinvestasi, salah satunya investasi emas.

Investasi emas merupakan pilihan yang tepat untuk Anda yang baru memulai berinvestasi dengan modal terbatas.

Selain itu, investasi pada logam mulia ini termasuk dalam jenis investasi dengan profil risiko yang relatif rendah.

Untuk pembahasan lebih jelasnya, mari kita simak bersama penjelasan mengenai investasi emas berikut!

Berinvestasi Emas untuk Menjaga Kekayaan

1. Pengertian Investasi Emas

Seperti yang sudah diketahui oleh masyarakat luas bahwa emas dikenal sebagai simbol kekayaan.

Di samping itu, emas juga dikenal sebagai suatu alat yang berfungsi membuat nilai kekayaan seseorang lebih terlindungi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi emas merupakan salah satu jenis logam mulia yang berwarna kuning yang dapat ditempa dan biasanya digunakan sebagai perhiasan seperti kalung, cincin, dan gelang.

Lalu apa itu investasi emas?

Investasi emas adalah kegiatan transaksi jual beli untuk tujuan investasi menggunakan logam mulia yaitu emas.

Selain itu, terdapat pengertian investasi emas menurut para ahli yaitu seperti yang dikemukakan oleh Ororeads (2014) yang mengatakan bahwa investasi emas merupakan kegiatan memanfaatkan emas yang dikenal oleh masyarakat selain berfungsi sebagai perhiasan.

Pada umumnya emas dimanfaatkan sebagai perhiasan berupa cincin, gelang, kalung, dan lain sebagainya.

Investasi logam mulia ini dapat dilakukan dengan cara membeli emas berbentuk fisik baik emas batangan, emas perhiasan ataupun koin emas.

Selain itu, Anda juga dapat berinvestasi pada logam mulia ini dengan cara membeli emas digital seperti sertifikat emas maupun tabungan emas.

Di Indonesia investasi emas digital ini telah mendapatkan legalitas dengan terbitnya Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi No. 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.

Peraturan ini ditetapkan pada bulan Februari 2019 sebagai landasan operasional penyelenggaraan pasar fisik emas digital  dan bertujuan untuk memfasilitasi perkembangan perdagangan fisik emas digital di Indonesia.

2. Karakteristik Emas

Karakteristik emas dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan berinvestasi.

Logam mulia khususnya emas ini memiliki beragam warna, karat, berat, ukuran, dan harga yang berbeda-beda.

Dari setiap karakteristik tersebut akan menentukan besarnya nilai emas.

Oleh karena itu, Anda harus memiliki pengetahuan tentang karakteristik-karakteristik emas agar terhindar dari penipuan.

Berikut ini merupakan karakteristik emas yang perlu Anda ketahui:

2.1 Warna

Warna merupakan karakteristik dari emas yang paling mudah kita ketahui.

Warna emas dapat berbeda-beda sesuai dengan kadar logam mulia dan logam campurannya.

Maka dari itu, Anda pasti sudah sering melihat warna emas selain warna kuning karena ada juga emas yang berwarna putih ataupun berwarna rose gold.

Untuk membedakan emas berdasarkan warnanya, berikut adalah penjelasannya!

Emas Kuning merupakan emas yang memiliki tingkat kemurnian mencapai 24 karat, yang berarti emas tersebut emas murni yang hampir tidak dicampur dengan logam mulia lainnya.

Warna alami dari emas memang berwarna kuning dan berkilauan kuning.

Emas putih merupakan emas yang dibuat dari perpaduan antara emas kuning dan logam mulia seperti nikel, tembaga, seng, atau mangan.

Emas putih banyak dijadikan perhiasan emas karena berwarna putih yang membuatnya terlihat  lebih menarik dan berkarakter.

Untuk membuat emas putih cerah dan berkilau, biasanya emas dilapisi oleh Rhodium.

Rose Gold merupakan emas yang dibuat dengan perpaduan antara logam emas dan tembaga.

Emas ini  berwarna rose gold atau pink yang  menimbulkan kesan romantik dan cantik.

2.2 Kemurnian

Karakteristik emas lainnya yang perlu Anda ketahui adalah tingkat kemurnian emas.

Istilah yang sering dipakai untuk menunjukkan tingkat kemurnian emas adalah karat.

Besar karat menunjukkan besarnya persentase kandungan emas murni dalam logam tersebut.

Berdasarkan SNI 13-3487-2005, standar tingkat kemurnian emas yaitu sebagai berikut:

  1. Emas 24 karat kadar kemurniannya yaitu 99,00 – 99,99%
  2. Emas 23 karat kadar kemurniannya yaitu 94,80 – 98,89%
  3. Emas 22 karat kadar kemurniannya yaitu 90,60 – 94,79%
  4. Emas 21 karat kadar kemurniannya yaitu 86,50 – 90,59%
  5. Emas 20 karat kadar kemurniannya yaitu 82,30 – 86,49%
  6. Emas 19 karat kadar kemurniannya yaitu 78,20 – 82,29%
  7. Emas 18 karat kadar kemurniannya yaitu 75,40 – 78,19%

Jika Anda ingin memastikan tingkat kemurnian emas tersebut, Anda dapat melakukan cara-cara berikut ini:

Yang pertama Anda dapat menggunakan gold tester atau alat untuk pendeteksi karat.

Caranya yaitu dengan menempelkan ujung jarum dari alat tersebut ke emas yang akan Anda uji.

Namun gold tester ini tidak dapat mendeteksi kemurnian bagian dalam suatu perhiasan.

Kedua yaitu dengan cara mengukur berat jenis atau yang disebut SG (Specific Gravity).

Cara ini juga terbilang cukup mudah dengan menggunakan perhitungan di bawah ini.

Sebagai contoh, Bu Sintha memiliki logam dinar 20 karat dengan berat 3,5 gram.

Itu artinya:

Kandungan emas murni  = (20/24) x 3,5 gram = 2,92 gram.

Kandungan logam lainnya = 3,5 – 2,92 = 0,58 gram.

2.3 Bentuk

Saat ini ada berbagai macam bentuk emas yang dapat Anda jumpai, yaitu:

  1. Emas batangan
  2. Emas logam seperti koin emas
  3. Emas perhiasan seperti cincin, anting, gelang, kalung, dan jam tangan.

2.4 Harga

Karakteristik lainnya yang perlu diketahui adalah harga emas.

Harga emas memang mengalami fluktuasi setiap harinya, meski demikian dalam jangka waktu panjang harga emas akan terus mengalami kenaikan.

Harga emas ini tergantung dari tingkat kemurnian dan peringkat atau grade emasnya.

Anda dapat mengecek harga emas di situs-situs seperti ANTAM dan LOGAM MULIA.

Setiap tahunnya harga emas batangan ANTAM mengalami kenaikan dengan persentase return investasi yang cukup menjanjikan.

Per tanggal 4 Februari 2021 harga emas batangan ANTAM yang berbobot 1 gram bernilai Rp943.000.

2.5 Berat dan Ukuran

Saat ini di Indonesia, satuan berat yang digunakan untuk perdagangan emas yaitu rupiah per gram atau rupiah per kilogram.

Berat dan ukuran dari emas pun sudah ada ketentuan bakunya.

Emas batangan yang dibuat oleh ANTAM dipasarkan dengan berat (satuan gram) beragam di antaranya yaitu 1, 2, 2.5, 3, 4, 5, 10, 25, 50, 100, 250, dan 500 gram.

Untuk ukuran emasnya disesuaikan dengan berat masing-masing emas batangan di atas.

Logam mulia yang beredar di Indonesia tidak hanya diproduksi oleh PT. Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

Logam mulia juga diproduksi oleh beberapa perusahaan lainnya seperti logam mulia UBS (Untung Bersama Sejahtera) serta logam mulia King Halim.

3. Jenis-jenis Investasi Emas

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada instrumen ini, Anda harus mengenali terlebih dahulu jenis-jenis emas yang dapat Anda pilih.

Ada beragam jenis emas yang diperjualbelikan di pasaran, mulai dari emas perhiasan yang sering kita jumpai sehari-hari sampai dengan jenis emas yang bersertifikat dan tidak dijual bebas di pasaran.

Untuk lebih jelasnya, mari simak penjelasan berikut ini mengenai jenis-jenis emas, yaitu:

3.1 Investasi Emas Perhiasan

Emas perhiasan adalah emas yang paling sering kita jumpai pada kehidupan sehari-hari, sebab emas ini sangat diminati khususnya oleh kaum hawa.

Emas perhiasan banyak dipilih oleh masyarakat karena tidak hanya dapat dijadikan instrumen investasi, emas ini juga dapat dijadikan penunjang penampilan sebagai perhiasan.

Emas dalam bentuk perhiasan umumnya dijual dengan harga yang bervariasi tergantung dari tingkat kemurniannya, semakin kecil karatnya maka semakin terjangkau pula harganya.

Adapun emas perhiasan yang dijual umumnya memiliki kadar mulai dari 18 karat, 22 karat dan 24 karat.

Namun keaslian tingkat kemurnian emas perhiasan tidak sepenuhnya murni karena emas perhiasan biasanya dicampur dengan logam mulia lainnya seperti perak, tembaga dan berlian.

3.2 Investasi Emas Batangan

Emas batangan merupakan emas yang paling banyak dijadikan sebagai sarana investasi karena emas batangan memiliki tingkat kemurnian mencapai 99.99% dengan kata lain termasuk emas murni.

Emas jenis ini tidak dapat ditemukan di sembarang toko emas pada umumnya, sebab emas ini hanya tersedia di outlet atau toko milik perusahaan tambang emas.

Selain itu, untuk memproduksi emas batangan ini harus melalui proses sertifikasi yang ketat.

Sifat dari emas batangan ini adalah tetap, likuid atau mudah dicairkan, dan mudah dijual kembali jika Anda terdesak membutuhkan uang.

Hal inilah yang menjadikan emas batangan menguntungkan dan aman sebagai salah satu instrumen investasi.

3.3 Koin Emas

Selain emas dalam bentuk batangan, emas juga dicetak dalam bentuk koin emas yang sering dikenal sebagai koin emas dinar.

Koin dinar sering dijadikan instrumen investasi karena logam mulia ini relatif aman dari pengaruh inflasi dan dapat mengikuti nilai mata uang asing.

Selain untuk berinvestasi, koin dinar ini berfungsi sebagai alat transaksi di Arab Saudi.

3.4 Sertifikat Emas

Emas bukan hanya ada yang berbentuk fisik, namun ada juga yang berbentuk digital seperti sertifikat emas.

Sertifikat emas adalah sertifikat resmi yang memperlihatkan bahwa Anda mempunyai tabungan emas di suatu bank.

Kini sertifikat emas ini menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati investor.

3.5 Tabungan Emas

Tabungan emas merupakan layanan transaksi jual beli emas dengan cara membeli emas berbentuk logam mulia melalui fasilitas misalnya menabung.

Modal dalam berinvestasi emas melalui tabungan emas ini terbilang cukup terjangkau, sebab Anda dapat mulai menabung emas dengan berat 0,01 gram.

4. Risiko Investasi Emas

Meskipun investasi emas dikenal sebagai salah satu investasi yang aman, namun nyatanya tetap ada risiko-risiko yang mungkin terjadi saat sedang berinvestasi.

Untuk menghindarkan diri atau meminimalkan risiko yang akan Anda hadapi, Anda perlu mengetahui risiko-risiko apa yang mungkin muncul dari investasi emas ini.

Berikut merupakan risiko-risiko dalam berinvestasi emas, yaitu:

4.1 Memerlukan Penyimpanan Khusus

Emas merupakan salah satu logam mulia yang bernilai ekonomi tinggi.

Tidak heran pemiliknya akan memperlakukan emas dengan sebaik-baiknya agar terhindar dari pencurian.

Cara yang paling tepat untuk mengamankan emas adalah dengan menyimpannya pada tempat khusus.

Dengan bertambahnya emas yang Anda miliki, maka akan semakin bertambah pula tempat penyimpanan khusus untuk menyimpan emas tersebut.

Tidak hanya tempat penyimpanan yang lebih banyak atau lebih besar, Anda juga harus memerlukan pengamanan yang ekstra seiring dengan semakin tingginya harga emas dan nilai investasi emas saat ini.

Jika tidak ingin mengambil risiko yang tinggi, Anda dapat menyimpan emas Anda pada layanan safety deposit box yang terdapat di bank atau pegadaian agar emas Anda tetap aman dari pencurian.

Namun tentunya Anda akan mengeluarkan biaya tambahan untuk penyimpanan khusus tersebut setiap bulan atau setiap tahunnya.

4.2 Risiko Kehilangan

Jika Anda tidak memenuhi keamanan dalam hal penyimpanan emas, risiko kehilangannya akan lebih tinggi.

Saat ini emas sudah dilirik oleh semua orang, mereka semua menginginkan emas karena nilainya menggiurkan yang kerap menimbulkan aksi kejahatan baik pencurian maupun perampokan.

Risiko kehilangan emas bukan hanya terjadi pada emas batangan saja, melainkan lebih tinggi risikonya kehilangan emas perhiasan yang biasanya dipakai sehari-hari.

Pemakaian perhiasan yang berlebihan di depan umum tentunya akan mengundang niat buruk orang jahat untuk melakukan aksi kejahatan.

Untuk menghindar dari risiko kehilangan emas perhiasan, pakailah perhiasan hanya pada acara penting dan tempat yang dinilai aman untuk mengenakan perhiasan tersebut.

Selain itu Anda dapat menyimpannya dalam kotak besi brankas, menggunakan fasilitas pool account atau safety deposit box.

Intinya emas dalam bentuk apapun baik emas batangan, koin emas maupun emas perhiasan harus disimpan baik-baik dan Anda harus tetap waspada.

4.3 Emas Bodong

Pada era yang sudah semakin modern ini, semakin banyak pilihan untuk kita berinvestasi.

Banyak pihak yang menawarkan berbagai promosi menarik dan meyakinkan untuk dapat bekerja sama dengan investor.

Bisnis yang menawarkan investasi emas dengan keuntungan selangit tanpa adanya ketentuan yang jelas, mungkin bisa diindikasikan sebagai investasi bodong.

Tidak bisa dipungkiri, memang saat ini emas dapat dipalsukan dengan mudah sehingga membuat pihak yang tidak bertanggung jawab dapat menawarkan emas tersebut untuk diinvestasikan.

Untuk menghindari penipuan seperti ini, Anda sebaiknya mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum menerima tawaran investasi emas.

Anda harus mengecek terlebih dahulu profil dan rekam jejak perusahaan tersebut ataupun melakukan transaksi jual beli di tempat yang sudah terpercaya.

4.4 Bersifat Jangka Panjang

Investasi emas merupakan salah satu jenis investasi untuk jangka waktu yang panjang.

Hal ini dikarenakan selisih harga emas dari tahun ke tahun akan memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan menginvestasikannya pada jangka waktu yang singkat.

Investasi emas pada jangka waktu pendek akan memberikan hasil keuntungan yang tidak terlalu besar karena selisih harga emasnya pun tidak terlalu signifikan.

Sehingga investasi ini tidak cocok untuk tujuan investasi jangka pendek.

5. Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas

Emas merupakan salah satu logam mulia yang banyak diminati oleh masyarakat.

Bagaimana tidak?

Dengan bentuk emas yang bervariasi dan menarik, emas dapat dijadikan salah satu instrumen investasi yang cukup menjanjikan.

Harga emas cenderung stabil, bahkan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya sehingga memberikan keuntungan investasi yang tinggi.

Apalagi jika Anda memilih waktu yang tepat untuk bertransaksi jual beli emas tersebut.

Mari simak ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan berinvestasi pada emas berikut ini:

5.1 Kelebihan Investasi Emas

Berikut ini kelebihan-kelebihan invetasi emas, yaitu:

  1. Emas memiliki likuiditas yang tinggi, yang berarti emas mudah untuk dicairkan ke dalam bentuk uang tunai dalam waktu yang relatif singkat dan  dengan cara lebih mudah dibandingkan instrumen investasi lainnya.
  2. Investasi emas terbebas dari pajak karena keuntungan didapatkan dari selisih harga saat membeli dan menjual emas tersebut.
  3. Harga emas cenderung stabil, bahkan terus mengalami kenaikan setiap tahunnya sehingga saat dijual kembali akan mendapatkan imbal hasil yang tinggi.
  4. Emas melindungi investor dari inflasi, sebab jika terjadi inflasi emas akan melindungi kekayaan pemiliknya dibanding dengan investasi yang langsung berkaitan dengan uang.

5.2 Kekurangan Investasi Emas

Meski demikian, investasi pada emas juga memiliki kekurangan, yaitu:

  1. Risiko kehilangan emas cukup tinggi, apalagi jika emas tersebut berbentuk perhiasan yang digunakan sehari-hari. Risiko muncul dari banyaknya aksi kejahatan seperti pencurian maupun perampokan yang mungkin terjadi apabila perhiasan dipakai cukup mencolok dan tidak adanya penyimpanan khusus untuk emas tersebut.
  2. Harga emas cenderung melambat ketika kondisi ekonomi negara stabil, hal ini dikarenakan saat kondisi ekonomi sedang baik-baik saja, maka akan mendorong masyarakat untuk konsumsi yang sewajarnya pula.
  3. Emas tidak cocok dijadikan investasi dengan tujuan jangka pendek karena dengan waktu yang singkat tidak memberikan keuntungan investasi yang signifikan.

6. Tips Membeli Investasi Emas

Setelah kita menyimak ulasan di atas mengenai risiko-risiko beserta kelebihan dan kekurangan dari investasi emas, selanjutnya akan dibahas pula bagaimana tips dan trik untuk membeli emas yang aman sekaligus kiat-kiat supaya Anda terhindar atau meminimalkan risiko-risiko yang mungkin terjadi.

Maka dari itu, mari simak beberapa tips di bawah ini sebelum Anda membeli emas untuk berinvestasi:

6.1 Menentukan Tujuan Investasi Emas

Sebelum memulai investasi, hal yang paling utama adalah Anda harus menentukan terlebih dahulu tujuan dari investasi yang akan Anda tuju.

Misalnya Anda ingin berinvestasi emas untuk biaya pendidikan anak yang akan dilakukan 5 sampai 10 tahun ke depan.

Dengan adanya tujuan investasi yang jelas tersebut, Anda dapat membuat perencanaan yang matang untuk menentukan berapa banyak emas yang harus dikumpulkan agar tujuan Anda tersebut dapat tercapai.

6.2 Mencari Informasi Harga Emas

Setelah Anda membuat perencanaan yang matang tersebut, pastikan Anda selalu mengecek harga emas sebelum membelinya.

Anda dapat mengecek harga emas melalui situs-situs online maupun secara konvensional di toko-toko emas yang sudah terpercaya.

Hal ini harus dilakukan supaya Anda dapat mengetahui saat yang tepat untuk membeli emas sekaligus supaya Anda mendapatkan harga terbaik.

6.3 Menentukan Pilihan Emas untuk Berinvestasi

Emas untuk berinvestasi memiliki beragam bentuk dan jenis seperti emas batangan, emas perhiasan, koin emas, sertifikat emas, maupun tabungan emas.

Dengan banyaknya jenis emas untuk dijadikan investasi, sebaiknya Anda menentukan terlebih dahulu jenis emas apa yang ingin Anda investasikan sesuai dengan tujuan investasi tersebut.

Selain itu, periode waktu pembeliannya pun harus Anda tetapkan, misalnya dengan membeli emas 1 gram setiap bulannya secara rutin.

Bagi Anda yang baru mau memulai investasi emas, disarankan Anda berinvestasi dalam bentuk emas batangan.

Mengapa demikian?

Emas batangan lebih menguntungkan dan lebih cocok disimpan untuk masa depan dibandingkan emas dalam bentuk perhiasan.

Kelebihan dari emas batangan adalah memiliki harga jual yang cenderung lebih tinggi karena emas batangan ini termasuk ke dalam emas murni dan tidak tercampur dengan logam mulia lainnya.

6.4 Memilih Tempat Pembelian yang Terpercaya

Agar investasi emas berjalan dengan lancar, Anda harus menentukan pilihan yang tepat untuk membeli emas.

Anda harus melihat profil dan track record dari perusahaan penyedia emas tersebut.

Selain itu, usahakan Anda memilih tempat yang resmi agar lebih aman dan terhindar dari kasus-kasus penipuan.

6.5 Mengecek Keaslian Emas

Poin yang paling penting ketika Anda membeli emas adalah pengecekan kondisi emas.

Pastikan emas yang Anda beli bukan emas bodong atau emas palsu.

Selain itu, kondisinya pun harus masih mulus dan tidak ada cacat karena jika kondisinya tidak bagus akan mempengaruhi harga jual emas nantinya sehingga keuntungan investasinya pun menjadi rendah.

6.6 Tempat Khusus Penyimpanan Investasi Emas

Setelah sudah membeli emas dengan mempertimbangkan tips-tips di atas, jangan lupa Anda melakukan penyimpanan emas dengan aman.

Jika terdapat kecerobohan dalam penyimpanan emas tersebut akan mengakibatkan emas yang sudah disimpan selama bertahun-tahun berisiko hilang.

Anda dapat menyimpan emas pada brankas di rumah, safety deposit box (SDB) yang disediakan di bank, ataupun sebuah layanan penyimpanan seperti pool account.

7. Istilah-istilah Penting Dalam Investasi Emas

Setelah membaca semua penjelasan di atas, apakah ada istilah-istilah yang belum Anda kenal?

Mungkin bagi Anda yang baru mau memulai berinvestasi emas masih belum mengetahui beberapa istilah yang sering dipakai.

Mengenal istilah-istilah dalam investasi emas sangat penting sebelum Anda memulai berinvestasi emas ini.

Hal ini diperlukan supaya Anda tidak salah langkah dalam pengambilan keputusan serta memudahkan Anda untuk berinvestasi nantinya.

Yuk kita simak penjelasannya di bawah ini!

7.1 Grade

Grade atau yang lebih dikenal peringkat emas merupakan istilah untuk menunjukkan tingkat kualitas atau kemurnian suatu emas.

Dalam bursa emas, setiap produk memiliki grade atau peringkatnya masing-masing sesuai dengan kualitas produknya.

Semakin tinggi peringkat emasnya maka semakin mahal juga harganya.

7.2 Karat

Karat merupakan istilah yang digunakan untuk mengukur kemurnian dari emas.

Karat biasanya dikenal dengan singkatan ct atau kt dengan nilai skala yang digunakan hingga 24, yang berarti jika emas memiliki 24 karat maka emas tersebut termasuk emas murni.

Pengukuran karat emas dapat dihitung sebagai berikut:

X = 24 (Mg/Mm)

Keterangan :

X = peringkat karat emas

Mg = massa emas murni dalam suatu barang

Mm = massa keseluruhan suatu barang

7.3 Bullion

Bullion merupakan istilah untuk menyebut emas ataupun perak murni yang berwujud batang atau koin sebagai aset investasi.

7.4 Commodity Exchange (COMEX)

COMEX merupakan salah satu divisi bursa perdagangan komoditas New York yang paling terkenal di dunia untuk komoditas emas, tembaga, perak dan alumunium.

Terdapat bursa perdagangan lainnya untuk bidang metal ini yaitu London Metal Exchange (LME) dan Tokyo Commodity Exchange (TOCOM).

7.5 Gold Reverse

Gold reverse atau cadangan emas merupakan jumlah emas bullion yang disimpan dalam kas negara atau bank sentral yang berperan dalam penerbitan uang ataupun obligasi.

7.6 Troy Ounce

Troy Ounce  atau disingkat t oz merupakan satuan pengukur berat logam berharga yang berlaku untuk emas batangan dan koin.

Satu troy ounce sama dengan 31,1035 gram.

7.7 Pool Account

Pool Account merupakan istilah yang digunakan dalam transaksi pembelian emas, tetapi emas tersebut disimpan di dealer atau toko yang mempunyai pool account.

7.8 Fineness

Fineness merupakan istilah yang digunakan untuk mengukur tingkat kemurnian emas.

Selain menggunakan karat sebagai alat pengukuran kemurnian emas, fineness juga dapat dipakai untuk mengukur kemurnian suatu emas.

Berdasarkan fineness, emas batangan dengan tingkat kemurnian 24 karat memiliki kemurnian mencapai 99,9%.

7.9 Emas Lantakan

Emas lantakan merupakan istilah untuk emas dalam bentuk batangan atau yang kita kenal juga dengan emas batangan.

7.10 Dinar dan Dirham

Dinar merupakan istilah untuk koin emas yang mempunyai tingkat kemurnian sebesar 22 karat, dan berat sebesar 4,25 gram.

Selain dinar, dikenal juga istilah Dirham yang merupakan istilah untuk koin perak murni yang mempunyai berat sebesar 2,975 gram.

7.11 London Gold Fix

London Gold Fix merupakan istilah yang digunakan sebagai patokan untuk kegiatan jual beli emas yang muncul sampai dua kali dalam sehari.

Hal ini diperlukan sebab harga emas cepat berubah setiap saat dengan mengikuti nilai mata uang dolar.

Sehingga dibutuhkan harga tetap sebagai patokan untuk melakukan jual beli.

Demikian penjelasan lengkap mengenai investasi emas yang perlu Anda ketahui sebelum terjun berinvestasi pada logam mulia ini.

Semoga informasi tersebut dapat memotivasi Anda untuk mulai menyiapkan dana masa depan dan membantu Anda dalam perencanaan serta strategi dalam berinvestasi emas.

DAFTAR ISI BELAJAR INVESTASI

Investasi
1. Saham
2. Valuta Asing
3. Deposito
4. Reksa Dana
5. Investasi Emas
6. Investasi Properti
7. Peer to Peer Landing
8. Obligasi

Tinggalkan komentar